12 June 2024

Romo Yonas : Jaga Keutuhan Rumah Tangga dan Jadikan Tuhan Sebagai Tiang Utama

0
Spread the love

Pastor Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar, Romo Yonathas Nahak, Pr mengingatkan kepada para pasangan nikah untuk tetap menjaga keutuhan rumah tangga yang akan dijalin selama bertahun-tahun hingga kematian.

“Sebagai pasangan yang akan menikah, jagalah cinta dan rumah tangga yang akan terus dibina dan dijalin hingga kematian. Karena perkawinan katolik itu tak terceraikan hingga kematian yang akan memisahkan,” demikian diingatkan Romo Yonas saat menutup kegiatan Kursus Persiapan Perkawinan bagi 12 pasangan nikah yang di Gereja Wekmidar, Minggu, 26 Mei 2024.

Dikatakan Romo Yonas, perkawinan itu sesuatu yang sakral sehingga harus dihayati sebagai orang katolik sejati.

“Sebagai salah satu sakramen dalam gereja katolik, perkawinan harus dihayati dan dijadikan dasar bagi hidup seorang kristiani dan harus terus dihidupi dalam hidup sehari-hari. Inspirasi perkawinan seperti Kristus yang mencintai gereja,” ujar mantan Pembina Seminari Lalian ini sambil menambahkan agar pasangan nikah harus menjadikan Tuhan sebagai tiang utama.

Menyinggung soal persoalan-persoalan dalam perkawinan, mantan Pastor Paroki Kaputu itu mengatakan, kompleksitas perkawinan menyebabkan banyak masalah perceraian akhir-akhir ini.

“Makanya saya selalu mengingatkan agar selalu jaga komunikasi dalam perkawinan. Harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan perkawinan dan sekali lagi, Tuhan harus dijadikan sandaran utama dalam urusan perkawinan. Dengan demikian perkawinan akan lancar dan nyaman,” tuturnya.

Di hadapan orang tua yang hadir, Romo Yonas mengingatkan agar turut bertanggung jawab dalam urusan perkawinan.

“Orang tua harus mampu menjaga dan bertanggung jawab untuk urusan perkawinan anak, sesuai porsi dan tugasnya,” tandasnya.

Materi-materi yang diberikan pada Kursus Persiapan Perkawinan di Paroki Wekmidar antara lain Perkawinan Menurut Pandangan Negara, Perkawinan Menurut Pandangan Gereja Katolik, Moral Perkawinan Katolik, Relasi dan Dialog Suami Istri, Ekonomi Rumah Tangga, Keluarga dan Pendidikan Anak dan Adat Perkawinan Wesei – Wehali, Keluarga Berencana, Kesehatan Dan Gizi Keluarga, Kitab Suci, Doa dan Ekaristi.

Acara penutupan KPP dihadiri orang tua dan diakhiri dengan pembagian Sertifikat Kursus Perkawinan kepada 12 pasangan nikah. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *