12 June 2024

Bupati Malaka.Semangat Pahlawan Untuk Masa Depan Bangsa Perangi Kemiskinan & Kebodohan Jadi Pesan Yang Harus Kita Laksanakan

0
Spread the love

Libasmalaka.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka bersama jajaran Forkopimda dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan prosesi tabur bunga di Pantai Motadikin Desa Fahiluka kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Provinsi NTT, Jumat 10 November 2023 mulai pukul 17 sore dalam rangka puncak peringatan Hari Pahlawan Ke-78.  mengusung tema Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”

Untuk diketahui acara tabur bunga di pantai sebagai pengganti kegiatan Ziarah ke taman makam pahlawan karena di-Malaka tidak ada taman makam Pahlawan.

Kegiatan dipimpin Oleh Bupati Malaka Dr. Simon Nahak,S.H.,M.H, diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, diakhiri dengan tabur bunga dan membakar lilin Sebagai bentuk mengungkapkan rasa hormat terhadap para leluhur atau para pahlawan yang telah meninggal dunia.

“Tema Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”
Tentunya ini menjadi pesan yang mesti harus kita laksanakan bersama-sama, tidak hanya Pemerintah namun juga melibatkan seluruh stakeholder,” kata Bupati Malaka Dr. Simon Nahak,S.H.,M.H,

“Kita yang tinggal di-Malaka harus jadi pemberani, berani untuk membela tanah air kita, berani untuk membela kepentingan umum ketimbang kepentingan pribadi. Maka hal ini juga harus menjadi gayung bersambut bagi generasi penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan ini Katanya lagi.

“Apabila para pendahulu dan founding fathers kita telah berjuang mati-matian untuk mempersembahkan kemerdekaan kepada kita, maka cara menghargai para pahlawan ini yang paling tepat adalah meneruskan perjuangannya, salah satunya kita harus merdeka dari kemiskinan dan kebodohan itu,” tutur Simon Nahak Bupati Malaka yang juga dosen Ilmu Hukum Universitas Warmadewa Denpasar Bali ini.

Karena itu, pada hari pahlawan yang kita selalu peringati setiap tanggal 10 November, kita harus memiliki semangat dan memiliki spirit nasionalisme yang tinggi serta spirit Kebangsaan.

Mengapa demikian ?  karena khusus untuk kita yang tinggal di-Kabupaten Malaka adalah manusia pilihan Tuhan kita adalah umat Tuhan yang dipilih sekaligus ditugaskan untuk menjaga kawasan Perbatasan, kawasan yang kita lihat sendiri punya banyak potensi yang harus kita kembangkan dan yang harus kita jaga serta harus kita lestarikan. Ajak Bupati Malaka

“Kabupaten Malaka memiliki Potensi Pantai yang begitu luas, Laut dengan Perikanan yang cukup kaya dan kita juga memiliki potensi Pertanian dimana kita mempunyai lahan Sawah, Kebun, Kolam dan peternakan serta kita, juga mempunyai tempat-tempat Wisata,,

Bapak Ibu sekalian, Sambung Bupati Simon Nahak, “Saya menghimbau dengan semangat hari Pahlawan pada hari ini, ketika kita kembali ke tempat kita masing-masing jangan lupa untuk menjaga potensi Kabupaten Malaka yang kita miliki sebab membangun Indonesia tidak harus kita pergi ke Jakarta  dari Malaka kita juga bisa membangun Indonesia, dari Desa kita bisa membangun Indonesia,

“Tentu saya berpesan, Tambah Simon Nahak, Agar mengingat program yang sering saya sampaikan yang mana jadi siswa supaya jangan lupa belajar agar  menjadi manusia pintar minimal harus memiliki banyak kualifikasi selain Pintar juga harus cerdas, selain cerdas memiliki kreatif selain kreatif juga kita harus memiliki inovasi, untuk itu saya minta setelah kita kembali Tolong jangan lupa untuk mengimplementasikan konsep 3-K yakni, buat Kebun, kandang dan kolam,Tujuannya tentu Demi Kesejahteraan Rakyat Malaka.Pesan Bupati Simon Nahak.

Saat dihubungi Bupati Simon Nahak Panjang lebar memaparkan Konsep 3-K.“Konsep 3-K.Yakni Konsep Integrasi Kebun, Kandang dan Kolam. Konsep integrasi kebun, kandang dan kolam ini dikembangkan sebagai sebuah siklus pertanian berkelanjutan dan pemenuhan gizi secara optimal. Kebutuhan nutrisi nabati dapat dipenuhi dari hasil kebun sementara kebutuhan nutrisi hewani dipenuhi dari hasil kandang dan kolam. 

Hasil kebun, kandang dan kolam tersebut juga dapat dijual yang hasilnya sebagai upaya keberlanjutan pengelolaan oleh Masyarakat ,Konsep ini dikembangkan sebagai upaya memenuhi kualitas dan kuantitas nutrisi dan gizi keluarga. Selain juga sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui berkurangnya pengeluaran untuk keperluan sayur dan lauk serta meningkatkan pendapatan dengan penjualan hasil kebun maupun hasil olahannya.

Juga mengurangi bila perlu mencegah terjadinya Stunting atau gagal tumbuh bagi anak dan cucu kita. Bilang Bupati Simon Nahak .

Hadir dalam kegiatan, Kapolres Malaka AKBP Rudy Junis Jakob Ledo, S.H.,S.I.K, Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Ahr. Suhardin , S.T
Sekertaris Daerah Kabupaten Malaka Ferdinand Un Muti, S. Hut.M.Si Wakapolres Malaka
Kompol Jery S. Puling, A.Md,S.H, Ketua TP-PKK Kabupaten Malaka Drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 1605/Belu, Ny. Febrinda Suhardi , Ketua Bhayangkari Cabang Malaka,Ny Chistina Rudy Ledo, Anggota LVRI,
Satu satuan Setingkat Kompi (SSK) Gabungan Personil TNI Dari Yonif RK/744 SYB Kompi A, Kompi D dan Koramil 1605-04/Betun
satu SSK Gabungan Personil Polres Malaka, Sat Pol PP, Tagana dan Korpri
satu SSK  Siswa – Siswi SMP, SMA / SMK, (Hen-Edi.S)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *