16 April 2024

Tingkatkan Pelayanan Perizinan OSS-RBA DPMPTSP Gelar Sosialisasi Di Kecamatan Kobalima

0
Spread the love

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malaka terus  menggelar Kegiatan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha yang berada di wilayah kabupaten Malaka mengenai prosedur perizinan berusaha yang lebih mudah, cepat, dan transparan melalui sistem OSS-RBA serta tentang pentingnya perizinan berbasis risiko dan kemudahan yang ditawarkan melalui sistem OSS-RBA.

Kegiatan digelar di 12 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malaka. Tahap I Titik ke enam  sosialisasi  OSS-RBA  dilaksanakan di aula Kantor Camat Kobalima Selasa 8 Agustus 2023,

Kepala DPMPTSP Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu, S.Pi., M.AP, Sebelum membuka kegiatan menjelaskan bahwa kita terus mensupport para pelaku usaha untuk  mendapakan kemudahan pelayanan perizinan sehingga setiap pelaku usaha yang ada di kabupaten Malaka wajib memiliki Izin Usaha.

Pemerintah terus berusaha membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha. Vinsen juga mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan disemua kecamatan yang berada di kabupaten malaka dan Kecamatan Kobalima mendapatkan jadwal yang ke enam di tahap I, dan Tahap II akan kita laksanakan lagi di enam Kecamatan yakni  Kobalima Timur, Malaka Timur, Laenmanen, Botin Leobele, Sasitamean dan Io Kufeu, ujarnya.

Ditambahkannya kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Fasilitasi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Tahun Anggaran 2023 ini, diadakan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kemudahan berusaha serta meningkatkan iklim investasi di wilayah Kabupaten Malaka . “Kami ingin memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurus perizinan berusaha. Dengan sistem OSS-RBA, proses perizinan menjadi lebih cepat dan transparan serta mengurangi birokrasi yang membebani masyarakat dan para pelaku usaha,” ungkapnya

Kepada para pelaku usaha vinsen menegaskan,  mengembangkan usaha perlu kantongi dokumen perizinan. Karena dengan mengantongi dokumen perizinan kita di mudahkan untuk berusaha dan dilindungi dengan  aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Diakhir sambutan  Vinsen Babu mengetengahkan, hari ini kami datang di kecamatan Kobalima memberikan sosialisasi tentang Perizinan OSS berbasis Resiko untuk pelaku usaha, dan kami juga akan mericek kembali apakah para pelaku  usaha yang ikut kegiatan ini  menjadi contoh yang baik bagi pelaku usaha yang belum sempat hadir pada kesempatan ini dan pada waktunya Tim dari DPMPTSP akan cross cek lagi pelaku usaha yang belum memiliki izin kita akan membantu membuatkan izin usahanya.Katany Lagi,

Setelah membuka kegiatan sosialisasi Kadis Penanaman Modal memberikan kesempatan kepada dua Nara Sumber guna memberikan Materi secara panel dengan moderatornya Kepala bidang Pengendalian Penanaman Modal Wilhelmus Luthan, S.Sos. M.AP.

“Dalam upaya mewujudkan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Bebas Resiko, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Sistem Online Single Submission (OSS)  dan Pemenuhan Persyaratan Dasar yang diikuti oleh pelaku usaha di aula Kantor Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka, Ujar Kepala Kesbangpol Kabupaten Malaka, Dr. Bernando Seran, SH.MH, selaku Nara Sumber

Dalam penyampaian materinya Nando Seran juga menegaskan supaya setiap pelaku usaha perlu difasilitasi dan diberikan dokumen Usaha karena dapat melindunggi kita dalam berusaha.

” Setiap pelaku usaha perlu difasilitasi dan diberikan dokumen Usaha karena dapat melindunggi kita dalam berusaha, Katanya

” Sosialisasi ini menjadi sangat penting karena jangan sampai para pelaku usaha tidak paham akan adanya suatu perubahan kebijakan, sehingga menyebabkan legalitas usahanya tidak operasional lagi. “Jadi harapan kami kedepan bahwa semua pelaku usaha yang  berada di Wilayah kecamatan Kobalima perlu diberikan dokumen usaha berbasis resiko dan  dengan mudah memperoleh legalitas melalui sistem perijinan online
Untuk kemudahahn perizinan berusaha ini kami siap membantu memfasilitasi dan mendampingi setiap pelaku usaha termasuk pelaku UMK untuk mendapatkan nomor induk berusaha. mudah-mudahan kedepan bisa peningkatan perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat dapat dicapai dan diwujudkan melalui kemudahan berusaha sebagaimana tujuan  Undang-Undang Cipta Kerja.” Terang Nando Seran.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malaka Tarcisius Manek Roman, S.Sos., M.Si, dalam materinya menyapaikan bahwa untuk mendapatkan izin usaha era sekarang ini tidak berbelit –belit,  karena semua sudah di atur dalam undang-undang cipta kerja  selain itu pemerintah pusat melakukan perizinan OSS untuk “memudahkan pengawasan”. Karena tidak terlepas dari  Peraturan Pemerintah Nomor  5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan periizinan berusaha berbasis resiko, penyederhanaan persyaratan perizinan dan untuk memudahakan pengawasan DPMPTS di daerah menjadi motornya, sehingga perizinan berusaha lebih sederhana dan pengawasan yang terkoordinasi, transparan dan akuntabel.
Selain itu untuk meningkatkan ekosistem investasi maka perlu dilakukan penerapan perizinan berbasis resiko dengan pokok – pokok subtansi,dengan memberikan kewenangan kepada DPMPTS, peraturan-peraturan yang mendukung Perda, Perkada, pelaporan, dan pembinaan  dengan prinsip trust but veirfy, ujar Taro .sapaan Karib Kabid Aplikasi Informatika.

Hadir Pada Kesempatan itu Camat Kobalima Mariano Felix, dan Sekretarisnya Valentinus Bau Lejap, S.Fil., M.Si,

Camat Felix, mengatakan, mendukung semua kegiatan sosialisasi perizinan berbasis resiko dan mengajak para pelaku usaha yang belum hadir untuk secepatnya mengurus perizinan beruasaha. Ini merupakan hal positif yang perlu kita giatkan dalam penyelenggaraan  kegiatan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko khususnya kepada pelaku usaha yang ada di kecamatan Kobalima.

Oleh sebab itu , Sambung Felix, kami memandang perlu memberikan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha agar pelaku usaha mengetahui adanya perubahan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat dan apa saja yang berbeda dan yang lebih mudah daripada sebelumnya,” ungkapnya.

Dirunya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Malaka melalalui DPMPTS yang sudah menyelenggarakan sosialisasi penerapan proses perijinan online berbasis OSS, kepada seluruh pelaku usaha di kecamatan kobalima

“Harapan kami tentunya dengan adanya sosialisasi ini akan memberikan manfaat kepada seluruh  pelaku usaha sehingga proses perijinan bisa berjalan lancar tentu melalui sistem OSS ini dan akan banyak membantu kemudahan dari sisi waktu maupun biaya,” ujar Felix.

Pantauan media ini, Disesi akhir kegiatan yang ditutup oleh Camat Kobalima dilakukan pembagian Dokumen Perizinan kepada 9 (sembilan) orang pelaku usaha yakni kepada Maria Rita Manehat, Vianelda Bui, Maria Magdalena Hoar Berek, Belina Lopez, Laura M. Do carmo, Noberto Ferdial, Evander H. Leon, Yunita Funan dan Maria Misri Fore Dokumen tersebut diserahkan langsung  oleh  Kadis Penanaman Modal disaksikan oleh Camat Kobalima Nara Sumber, serta para pelaku usaha lainnya.(Ed)

Editor Ananda Budiman
Sumber Taro Diskominfo Malaka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *