16 April 2024

Bupati Malaka Dukung Penuh Transisi PAUD ke-SD Yang Menyenangkan Di Sambut Gembira Ratusan Guru 

0
Spread the love

libas-malaka.com- Menindaklanjuti program Gerakan Transisi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ke SD (Sekolah Dasar) yang menyenangkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan setempat menggelar Sosialisasi Transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Yang Menyenangkan di aula gereja lama Santa Maria Fatima Betun ibukota kabupaten Malaka provinsi NTT Jumat 4 Agustus 2023,

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H, dan mendukung penuh, Dikemukakanya Pendidikan dan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas adalah investasi penting yang harus kita laksanakan, agar kedepannya kita memiliki generasi emas yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya, sehingga mereka memiliki kesiapan yang optimal dalam memasuki Pendidikan Dasar, serta mengarungi kehidupan setelah dewasa kelak,” ungkap Bupati Simon Nahak langsung dibalas tepuk tangan oleh 642 orang Guru, yang hadir

Orang nomor satu di tanah Malaka ini mengajak partisipasi semua pihak terutama organisasi mitra PAUD, untuk ikut bersama-sama menyukseskan program pemerintah tentang pelaksanaan transisi PAUD ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan, sesuai surat edaran Drjen PAUD, Dikdas dan Dikmen tentang penguatan transisi PAUD ke SD kelas awal.

Bupati Malaka yang juga dosen Ilmu Hukum Universitas Warmadewa Bali ini, lagi – lagi memberikan kuliah gratis dangan gaya humoris disambut tertawa senang oleh ratusan guru yang hadir

Dirinya Mengajak semua elemen masyarakat, baik orang tua, siswa, maupun guru termasuk organisasi mitra, agar berikan dukungan optimal serta sukseskan gerakan transisi PAUD ke SD agar anak di Kabupaten Malaka berkualitas dan berdaya saing global kedepannya.

“Kami minta segala program baik yang telah dibuat oleh Pemerintah Pusat maupun kabupaten Malaka harus dapat kita laksanakan dan terimplementasi dengan baik dan berkesinambungan di tanah Malaka tercinta ini ,” pungkasnya

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yanuarius Boko, S.Ag.,M.Sc melalu Sekretaris Yohanes Bria Nahak dalam laporannya menyampaikan, Pada momentum kegiatan Sosialisasi Program Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di Kabupaten Malaka pada hari ini, Perkenankan Kami menyampaikan Laporan Kegiatan:

Bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI terus menghadirkan terobosan Merdeka Belajar. Merdeka Belajar yang diusung Kemendikbudristek memiliki tujuan untuk mencapai pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia melalui transformasi pada 4 (empat) hal, yakni: 1) Infrastruktur dan Teknologi: 2) Kebijakan, Prosedur dan Pendanaan; 3) Kepemimpinan, Masyarakat dan Budaya; dan 4) Kurikulum, Pedagogik dan Asesmen., Terang Yohanes Bria Nahak

Pada tahun 2023, Kemendikbudristek kembali meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke 24: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Bahwa cara pandang lama yang sudah mengakar di masyarakat yaitu keharusan Calistung atau akronim dari baca, tulis, dan berhitung.

Calistung bagi anak-anak yang akan masuk SD. Akibat cara pandang itu banyak anak-anak yang tidak mendapatkan hak pendidikan masuk SD karena mereka tidak bisa calistung. Pemahaman fondasi pendidikan hanya kepada calistung ini memiliki beragam dampak pada proses pembelajaran anak-anak kita, bukan saja di SD tapi juga di PAUD.

Pemahanan yang salah ini atau miskonsepsi telah mempengaruhi proses pembelajaran di PAUD cendrung berfokus pada pembinaan kemampuan Yong calistung sehingga pembelajaran yang yang menyenangkan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak kurang mendapat perhatian. Miskonsepsi ini juga masih terbawa pada proses penerimaan peserta didik baru di SD dimana Calistung dijadikan syarat, sehingga banyak orang tua

Selanjutnya Melaksanakan penguatan program Transisi PAUD ke SD dengan mengadvokasi lebih lanjut kepada orang tua yang menuntut anaknya untuk calistung.

Tujuan kegiatan ,Untuk membangun komitmen bersama dalam mendukung program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan dengan mengimplementasikan 6 (enam) aspek kemampuan fondasi anak, yaitu: 1) mengenal nilai agama dan budi perkerti; 2) Keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi; 3) kematangan emosi untuk kegiatan di lingkungan belajar; 4) kematangan koggnitif untuk melakukan kegiatan belajar seperti kepemilikian dasar literasi dan numerasi; 5) Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk partisipasi di lingkungan belajar secara mandiri; serta 6) pemaknaan terhadap belajar yang positif.

Peserta Kegiatan sebanyak 642 orang; yaitu Kepala SD sebanyak 208 orang; Guru Kelas I sebanyak 208 orang; Pengelola PAUD sebanyal 193 orang dan Forum Komunikasi Transisi PAUD – SD sebanyak 33 orang. Kepala SD. beber Yohanes Bria Nahak (Edi)

Editor Ananada  Budiamn

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *